Samudera Matahari

 

Lihat matahariku

Tawa yang kadang berlebih

Obrolan siang yang tiada henti

Malam menjelang pagi kau temani

Mata lelah namun bibir berseri

Rasanya tangis segan datang kembali

Hebat caramu membuat rasa

Tenang tanpa beban

Kadang berkomedi

Kadang manis mengharukan

Pernah kau pergi

Namun tak pernah tak disini

Amarah yang kau tumpahkan

Hanya semenit

Kemudian kau kembali

Kau matahari pribadiku

Sejenak menghangatkan

Meski ku tak harus mendekat

Aku kehilanganmu matahariku

Kemarin kau pergi

Meski akhirnya ragamu tak disini

Hatimu dan bayangmu selalu ada

Namun ku harus mulai bergerak

Seperti katamu saat itu

Matahari pribadiku

Samudera matahari

Tetaplah kau dihatiku

Menghangatkanku

Meski tak sepasang mata pun melihat

 

 

Tagged , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: